Jenis-Jenis Masa Aktif Domain, Sudah Tahu?

Berniat menggunakan website sebagai sarana mengembangkan bisnis? Kamu wajib mengenal domain dan hosting. Domain merupakan nama unik yang bisa jadi pengenal agar pengguna internet dapat kembali mengunjungi website kamu. Berkaca dari domain-domain Indonesia lainnya, penamaan domain perlu dipikirkan dengan matang agar mudah diingat. Nama tersebut juga bisa menjadi branding bisnis kamu.

masa aktif domainBukan hanya itu saja, kamu juga perlu mengetahui cara perawatan domain. Tujuannya tidak lain untuk membuat website berjalan secara optimal. Salah satunya mengetahui masa aktif atau jangka waktu domain dapat digunakan dan bagaimana cara menambah masa aktifnya. Domain memiliki masa aktif minimal satu tahun dan wajib diperpanjang di tahun berikutnya. Jika gagal diperpanjang, maka akan kadaluarsa dan menghilang.

Selain mengetahui jangka waktu domain aktif, kamu juga perlu mengetahui jenis masa tenggang. Penasaran kan? Berikut ini ulasan tentang jenis masa tenggang domain yang harus kamu tahu.

  • Renewal Hold

Renewal Hold merupakan jangka waktu sekitar 0 hingga 40 hari. Pada periode tersebut, status website bisnismu masih belum bisa dipastikan. Periode tersebut merupakan peringatan waktu akan berakhirnya masa berlaku domainmu.

  • Redemption Period

Periode ini merupakan jangka waktu sekitar 40 hingga 70 hari. Kamu bisa memperpanjang masa aktif domain dengan tarif normal atau tak terlalu mahal. Masa berlakunya setelah 40 hari domain kadaluarsa. Saat redemption period, seluruh hal yang terkait dengan domainmu seperti email, FTP, dan lainnya tidak lagi terkait sehingga halamannya akan diganti dengan halaman lain yang tidak relevan.

  • Pending Deletion

Pending deletion merupakan istilah dalam menyebut jangka waktu dalam memproses perpanjangan domain yang berlaku selama 3 hingga 5 hari kerja sejak masa tenggang redemption period berakhir. Untuk menebus domain, kamu harus menyiapkan biaya sebesar 10 kali dari harga normal. Setelah melewati periode ini, domain milikmu akan menghilang dan kembali available atau tersedia. Tentunya semua tampilan dan isi akan hilang.

Tidak ingin website bisnis kamu tiba-tiba hilang atau berganti tampilan dan isi bukan? Pastinya wajib untuk mengingat masa aktif domain Indonesia kamu. Selain karena masa berlaku kadaluarsa, ada faktor lain yang menyebabkan sebuah domain tidak aktif. Beberapa ada di bawah ini

  • Pihak yang membantu kamu melakukan perpanjangan domain gagal menjalankan tugasnya. Nah, sebaiknya pilih orang yang terpercaya sehingga website bisnis kamu tetap berjalan secara optimal.
  • Domain diambil alih oleh hacker atau penjahat cyber. Biasanya domain dibuat kadaluarsa sehingga tidak dapat diakses.
  • Akses kepemilikan domain diblokir oleh tempat perpanjangan domain
  • Nama domain Indonesia kamu berada dalam sengketa dan dimenangkan oleh pihak lain. Hal ini cukup merugikan apalagi jika isi website kamu sudah banyak.
  • Kamu tidak melanjutkan aktivasi domain. Beberapa domain Indonesia gagal diakses lantaran kesalahan pemilik domain. Mereka lupa untuk melakukan aktivasi domain.

Untuk menghindari hal yang tidak inginkan, kamu wajib mengelola domain dengan baik. Agar memudahkan proses pengembangan bisnis lewat website, kamu bisa melakukan pembelian domain dan hosting lewat Dewaweb. Cara pendaftaran sangat mudah dengan banyaknya petunjuk. Begitu pula untuk memperpanjang masa aktif domain. Ada peringatan yang berfungsi untuk mengingat tanggal terakhir melakukan perpanjangan domain. Jadi, kemungkinan domain kadaluarsa cukup kecil.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.